Senin, 12 September 2011

Penggalauan diri

hahhh

.......
lagi trend yah istilah galau?
galau itu apa? mungkin cabang baru dari perasaan sedih, gelisah, putus asa dll
galau itu lagi laper gak bisa makan, mau ujian belum belajar, galau itu lagi putus cinta, galau itu mau liburan gak bisa, mau nonton konser gak ada duit T_T..yah pokoknya gitu deh

ini tanggal 12 September yah??
huaa sebentar lagi!!!
tanggal 18 itu kalo gak salah *berarti iya donk~ huhuhuhuhuhuhuhuuuu umur jadi 20!!!!!!!!!!
tua...gak sukaaa

alasannya? karena aku suka angka 19 :p
trus kan keren banget kalo di tanya umur berapa? jawabnya 19~
kayak masih muda banget..
kok kayaknya belum pantes yah? karena aku itu sering dibilang kayak anak kecil..huhuhu well mungkin benar adanya..ikhlas aja sih kalo dibilang imut kayak anak kecil :p

Dan besoknya, hari senin,19 september itu mau sidang proposal~
huaa gak sempet juga kayaknya mikirin ulang tahun,
pada tanggal 19...umurku gak lagi 19...tapi udah 20, dan udah dewasa yah?? well gak bisa menilai seseorang dewasa atau tidak dari umur biologisnya, tapi paling gak itu menentukan lamanya seseorang menjalani hidupnya..kalo kata orang semakin tua semakin banyak pengalamannya, jadi mungkin kedewasaan itu berbanding lurus dengan umur biologisnya.

Singkat cerita, sebenarnya aku itu belum siap banget ikut ujian proposal, masih perlu banyak revisi sana sini, tapi apa boleh buat, pembimbing 2 nya mau ke luar negeri dan gak pulang-pulang selama 3 bulan..terpaksa deh..
Tapi meski kayaknya mendadak banget dan terkesan asal jadi, gak juga sih perjuangan banget buatnya T____T cuma kayaknya masih belum siap, terlalu cepet dan masih banyak yang kurang..yah balik lagi sih, apa boleh buat..

Ahhh akhir-akhir ini jerawat makin numpuk di jidat, sekali 4, weww gilaaa selama ini mereka sih biasanya ngantri satu2, entah kenapa jadi kayak nyerbu gitu deh belakangan gini, huhuhu trus berat badan juga ikut-ikutan ababil banget, puasa kemarin turun 2kg, lebaran naik lg 2kg, abis lebaran turun lagi 2 kg, naik lg 1kg, eh turun lg 1kg,,eh naik lg...intinya kalo di itung-itung sih BB nya gak beda ama sebelum puasa atau timbangannya yang rusak? LOL

Apalagi sindrom mahasiswa tingkat akhir ini juga di ikuti dengan pusing2 terkadang dengan mual..mengantuk bukan pada tempatnya, tidur tengah malam dst
Berasa kayak 24jam itu gak cukup banget, kuliah pagi, pulang sore dengan segudang tugas-tugasnya dan belum lagi menyusun proposal..setiap pulang yang ada ngantuk, alhasil gak ada yang dikerjain..miris

Salahkah kita? Dengan sistem yang sekarang ini mahasiswa dijejelin abis-abisan, ibarat keranjang basket yang ditembak terus menerus ama bola basket, entah masuk ato gak, pokoknya di masukin. Beberapa materi yang dipaksa dalam satu hari habis, langsung latian soal, lagsung penerapan langsung tugas, selesai..begitulah setiap harinya, tidak ada pengulangan, tidak sempat mengulang,,yah hasilnya? Lupa deh

Jadi intinya, blok ini, padet banget, bikin galau menjadi-jadi apalagi ditambah putus cinta, dsb hahhh agak males nulis ttg cinta-cinta an, sebenarnya punya segudang lebih cerita topik cintaa~
Tapi kapan-kapan ajalah...

Yahh semoga blok ini, yang katanya banyak gak lulus (jangan sampe ya Allah),bisa sukses lulus dengan nilai yang bagus, dan juga sidangnya sukses,,,huhuhuhu AAmiin...

Jumat, 09 September 2011

Ayah Aku Capek

“Ayah, ayah” kata Sang Anak

“Ada apa?” tanya Sang Ayah

“Aku capek, sangat capek. Aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek, aku mau menyontek saja! aku capek, sangat capek.

Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! Aku capek, sangat capek.

Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung, aku ingin jajan terus!

Aku capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.

Aku capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-temanku, sedangkan teman-temanku seenaknya saja bersikap kepada ku.

Aku capek Ayah, aku capek menahan diri. Aku ingin seperti mereka. Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis.

Kemudian sang Ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ”Anakku ayo ikut Ayah, Ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak.

Kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. Lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu-kupu, bunga-bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang.

“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? Padahal tempat ini begitu indah…”
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”
” Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tahu ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya Yah? Alhamdulillah”
”Nah, akhirnya kau mengerti”
”Mengerti apa? aku tidak mengerti”
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi.

Bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga, dan akhirnya semuanya terbayar kan? Ada telaga yang sangat indah. Seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”

” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
” Ayah tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat. Begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu. Tapi, ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri. Maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain,jadilah dirimu sendiri, jadilah seorang muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena tahu ada Allah di sampingnya. Maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang. Maka kau tau akhirnya kan?”

” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini. Sekarang aku mengerti. Terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”

Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.

Sumber : resensi.net

Senin, 29 Agustus 2011

RENCANA TUHAN PASTI INDAH

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: “Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil: ” anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. “

Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang
indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Kemudian ibu berkata:”Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya.

Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan
dari apa yang ibu lakukan. Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah SWT: “Ya Allah, apa yang Engkau lakukan? “

Ia menjawab : ” Aku sedang menyulam kehidupanmu.” Dan aku membantah,” Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?”

Kemudian Allah SWT menjawab,” Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu.”

Kamis, 18 Agustus 2011

Sang Alkemis

Entah kenapa setelah lama tidak menulis, terbesit di hati ingin menuangkan segores curahan hati, selepas dari membaca sebuah kisah sederhana dari Paulo Coelho, tidak heran buku ini menjadi salah satu buku yang paling di baca banyak orang.

Tak elak, sampai detik menulis ini masih tersisa tetesan air mata, bukan karena kisah sedih yang tertuang dalam buku tersebut, happy ending malah, tapi jauh di sudut itu..hatiku ikut terusik dari kisah yang sederhana itu, langsung terbesit..ah aku jatuh cinta..sejak pertama membacanya..Sang Alkemis.

“Cinta adalah daya yang mengubah dan memperbaiki Jiwa Dunia.”

Sebuah kisah yang bercerita tentang perjalanan seorang Anak lelaki dalam mewujudkan mimpinya. Anak lelaki itu bekerja sebagai penggembala domba di Spanyol. Ia dua kali bermimpi hal yang sama: Dia menemukan harta karun di Piramida, Mesir.

Dengan dorongan pertanda-pertanda yang ditemuinya, akhirnya anak lelaki bisa menemukan harta karunnya. Tetapi, sesungguhnya dalam cerita ini bukan saja harta karun yang dia temukan. Dibantu oleh Sang Alkemis yang menemukannya di sebuah oase padang gurun, anak lelaki mulai mendapat kebenaran banyak hal tentang kehidupan. Tentang keberanian, mimpi, nasib, cinta, kata hati, pertanda, orang-orang, dan hubungan dengan sang pencipta.

Jika ditelusuri lebih dalam, sesungguhnya anak lelaki itu adalah diri kita, yang mengejar mimpi, dengan bantuan petunjuk-petunjuk sang alkemis, tentunya adalah Allah, yang selalu member pertanda atau pentunjuk bagi mereka yang berfikir.

“Kalau kau menginginkan sesuatu sepenuh hatimu, saat itulah kau berada amat sangat dekat dengan Jiwa Dunia.”

Kisah yang sederhana tentang anak lelaki gembala yang menuju takdirnya, membuat hatiku berbisik, apa takdir saya?Kemana arah mimpiku? Kemana arah cintaku?

“Dan saat engkau menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya bersatu padu untuk membantu meraihnya.”

Lalu apa sesuatu yang benar-benar aku inginkan? Benarkah jalan yang sekarang kutempuh ini benar-benar yang aku inginkan? Entahlah, karena selama ini mungkin aku telah mengabaikan kata-kata hatiku dan lebih mendengarkan kata-kata mereka.

“Dimana hatimu berada, di situlah hartamu berada.”

“Dengarkan suara hatimu. Hatimu tahu segalanya, sebab hatimu berasal dari jiwa Dunia, dan suatu hari nanti akan kembali ke sana.”

Tetapi hatiku gelisah. Hatiku takut menderita. Namun rasa takut akan penderitaan itu sendiri yang lebih menyiksa dari penderitaan tersebut.

Mungkinkah selama ini aku masih mencari, tapi bukankah terlalu terlambat? Ya, memang tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu, tapi akankah menjadi sia-sia setelah semua yang aku lakukan ini? Tidak, tentu tidak..tidak ada sesuatu yang disebut kebetulan, semuanya adalah takdir. Takdir mengapa aku mati-matian disuruh hidup di jalan ini, atau mengapa aku kemudian bertemu dengan mereka, merasakan sakit, kecewa,tertawa bersama, bertemu lalu berpisah.

Tidak ada hal yang betul-betul salah. Bahkan jam yang rusak sekalipun, akan benar dua kali dalam sehari. Aku percaya itu.

“Setiap detik pencarian adalah pertemuan dengan Tuhan”

“Ketika aku sungguh-sungguh mencari harta karunku, setiap hari terasa membahagiakan, sebab aku tahu setiap jamnya merupakanbagian dari impian menemukan harta itu. Ketika aku sungguh-sungguh mecari harta karunku, sepanjang jalan aku menemukan hal-hal yang takkan pernah kulihat andaikan aku tak punya keberanian untuk mencoba segala sesuatu yang mustahil dicapai seorang anak gembala.”

Namun mengapa hatiku tidak menyuruh mengejar impian-impian itu?
Sebelum mimpi terwujud, Jiwa Dunia menguji segala sesuatu yang telah kita pelajari sepanjang jalan. Bukan karena dia jahat, melainkan agar selain mewujudkan impian-impian kita, kita juga menguasai pelajaran-pelajaran yang telah kita peroleh dalam proses mewujudkan impian itu. Dan di titik inilah orang biasanya menyerah.

“Setiap pencarian dimulai dengan keberuntungan bagi si pemula. Dan setiap pencarian diakhiri dengan ujian berat bagi si pemenang.”

Bagaimana cara untuk bisa menembus Jiwa Dunia?

“Segala sesuatu ditulis oleh tangan yang sama.”

Sebenarnya di dalam hati itu sudah ada jawabannya.

buat yang mau donlot ebooknya tapi saya sarankan untuk membeli buku aslinya karena yakin deh gak nyesel..hehhe
Sang alkemis
 7book Paulo Coelho (english)

  • The Zahir
  • Veronika Decides to Die
  • By the River Piedra I Sat Down and Wept



  • The Alchemist
  • The Devil and Miss Prym




  • The Valkyries




  • The Witch of Portobello



  • Jumat, 24 Juni 2011

    No memories should be forgotten

    I always think that I will cherish all my memories to the end, even if they are sad memories that hurt me so deeply, even if its so sad that i wish I could forget about them forever..If I can bear with them and not run away from them...

    Then someday...
    Someday It will make me a stronger person.

    I want to believe that
    No memories should ever be forgotten forever.
    All my memories, I will keep them in my heart and believe in them forever.
    Because I want to believe that no memories should be forgotten
    Eventually, they will be a distant, dim sadness
    they will make me a stronger person

    i want to believe

    See, today's tears
    Lets make the strength of tomorrow..

    Kamis, 23 Juni 2011

    YANG HARUS DIALAKUKAN ADALAH BERSYUKUR...

    Aku ingin begini, aku ingin begitu
    ingin ini ingin itu banyak sekali....~lalalallaa~
    selalu tidak puas...

    lagi dan lagi,,
    itu pun yang aku rasakan,,
    selalu ingin mendapatkan apa yang kuinginkan,,
    sudah dapet yah pengen yang lain lagi,,
    itulah hidup...

    bersyukurlah jika kamu juga masih ingin banyak hal di dalam hidup
    karena itulah tanda kita hidup..

    nikmat mana yang kau dustakan??

    Apa lagi yang kurang jika kita telah memiliki udara, air, matahari, tanah tempat berpijak...??
    Subhanallah, betapa besar nikmat yang kita punya,,
    kalau matahari di pungut bayaran??hmm ibu-ibu bakalan mogok jemur deh..lebih parah lagi kalau kita harus mogok bnafas karena gak ada uang buat beli udara terus...
    belum lagi nikmat yang lain yang gak kehitung jumlahnya..

    'rumput tetangga selalu lebih hijau'
    itulah pepatah yang sering kita dengar, dan memang benar...
    walau sudah dengan kelengkapan anggota badan, di beri rizki cukup tapi ketika melihat milik orang lain,,ada perasaan kok punyaku lebih dikit yh,lebih kurang...
    hmm
    padahal sama-sama makan nasi tapi kok dia lebih pinter dr aku yh...
    padahal sama-sama punya tangan tapi kok tulisan dia bagus bgt
    tapi kok..tapi kok...dsb...dst...

    "Allah tidak pernah membebani seseorang di luar batas kesanggupannya" (Q.S. Al Baqarah:286)
    kalau memang kondisiny begitu, sadarilah memang itu yang terbaik buat kita..

    bedakan antara bersyukur dan takabur...
    "Alhamdulillah banget aku gak pernah sakit,,berarti Allah masih sayang ama aku"
    benarkah kalimat itu?
    sebenarnya itu bersukur atau takabur,,emangnya kalau sakit gak di sayang Allah??
    mungkin kita perlu menyimak kembali kisah dua orang raja..raja yang adil dan raja yang zolim

    Suatu ketika, raja zolim jatuh sakit. Seluruh tabib dari seluruh penjuru negri tidak ada yang berhasil mengobatinya. Namun, pada akhirnya ada seorang tabib yang mengatakan raja hanya bisa sembuh dengan memakan ikan yang di ambil dari pertemuan dua arus yang sangat sulit didapat.
    Di utuslah pengawal mencari ikan tersebut, ajaib..ikan tersebut banyak muncul di permukaan. Dan sembuhlah raja tersebut

    Tak berapa lama, raja yang adil dan baik hati itu sakit dengan penyakit yang sama, lalu di utuslah pengawalnya mencari ikan tersebut..Namun tidak ada satu ekor ikan pun yang di dapat. Akhirnya sang raja pun meninggal dunia.

    Hal ini membuat malaikat bertanya," Ya Allah, mengapa Engkau melakukan hal yang demikian?"

    Allah yang Maha Tahu menjawab," Sesungguhnya raja zolim itu begitu kejam terhadap rakyatnya dan berlaku culas, namun ia pernah melakukan sedikit kebaikan. Aku tidak ingin berhutang kepadanya, maka Aku balas kebaikannya di dunia dengan membiarkan ikan-ikan itu muncul ke permukaan.
    Sementara itu, raja yang baik hati itu pernah melakukan sedikit kejahatan, Aku tidak ingin menyiksanya kelak karena kesalahan kecil itu, maka Aku membalasnya di dunia dan membiarkannya cepat menghadapKu."

    sekarang mari kita introspeksi diri, sudahkah kita bersyukur?
    bersyukurkah kita atau takabur??


    terbukti manfaat bersyukur memperlihatkan bahwa dengan mencatat setiap hari kebaikan yang kita terima maka hidup kita lebih teratur, secara keseluruhan hidup kita lebih baik.
    "Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmatku, maka pasti azabKu sangat berat"

    Subhanallah,,mari kita sama-sama belajar bersyukur,
    dimulai dari hal yang kecil sampai akhirnya karena kegagalan kita..
    bersyukur dengan apa yang kita punya dan apa yang kita tidak punya..


    tips:
    mulailah bersyukur sejak membuka mata
    selalu lihat yang masih ada bukan yang sudah hilang
    introspeksi diri ketika kita gagal
    tanyakan pada diri ketika mengeluh, nikmat manakah yang kamu dustakan?pantaskah untuk mengeluh..

    Sebenarnya ini sudah pernah saya terbitkan di sini>
    tapi karena akhir-akhir ini makin sering mengeluh saya ingin me-repost nya dengan sedikit revisi..
    semoga bermanfaat..

    skripsi...

    skripshit...
    istilah buat mahasiswa tingkat akhir yang udah mulai dipusingkan dengan tugas akhir..skripsi

    Sebenarnya skripsi tidaklah seseram itu, tapi emang menguras tenaga banget. Awalnya semangat mulai dari nyari judul, dag dig dug nungguin dosen pembimbing, cari referensi, jurnal dll terus ngadep dosen pembimbing..

    Nah yang bikin susah itu ngadep dosennya, sebenernya dosen pembimbing itu gak ada yang jahat, semuanya pada baik-baik. Tapi masalahnya adalah ngatur jadwal dan capeknya bolak-balik, kerasa banget dari bukit-madang-rsmh..muter-muter dah nungguin dosennya berjam-jam tapi ternyata gak bisa..atau nunggu berjam-jam cuma konsulnya gak nyampe 5 menit.

    Akhirnya kerasa bener capeknya skripsi, padahal ini baru permulaan, baru juga BAB I yang belum ada apa-apanya tapi udah pusing begini,
    kalo kata dosen saya "Kenapa harus bingung-bingung?buat saja dulu" Nah dok, itu dia yang buat saya bingung, gimana cara bla-bla-bla-bla...??
    "Lho kan tinggal baca-baca saja? Liat contoh skripsi kakak tingkat"
    Saya: ....
    dokter: ada lagi yang mau di tanya?
    Saya: ....
    dokter: ngeloyor pergi
    Saya: ....

    O la la la la~ serasa bagai dunia milik sendiri.. *lho?!
    yaah buat apa pusing-pusing, kata-kata beliau ada benarnya juga, tapi yah tetep aja pusing dok..

    Pikiran bener-bener terpecah belah, di samping skripsi masih ada ujian blok 19 di depan mata.

    Blok 19 tentang kegawatdaruratan sebenarnya gak susah bagi orang yang dari blok-blok awal udah rajin dan paham..bagi yang gak seperti saya? yah lewaat...
    karena intinya blok ini tinggal mengulang-ulang penyakit-penyakit yang pernah dipelajari dulu, bedanya ini kasus darurat.

    Tapi akhir-akhir ini saya baru merasa menjadi mahasiswa, lho?? emangnya selama ini?
    Kalo dulu pergi kuliah pagi pulang pagi...huff eitss jangan salah, maksud di sini pergi pagi pulangnya yah masih pagi..ngalah-ngalahin keponakan yang TK..bener-bener gak kayak kuliah..ada yang bilang enak? Gak juga!!

    Sekarang baru terasa sibuknya, bolak-balik, pulang sore...T_T capek tapi suka...yah begitulah, namun kebiasaan lama masih susah untuk di buang, yang tadinya pulang pagi langsung gaming, nonton atau jalan sekarang gak sempet lagi..stres? iya sih tapi gak juga, tetep di sempet-sempetin hehe.

    Kembali lagi masalah skripsi, saya digalaukan oleh kedua pembimbing saya, yang 1 bilang ini salah, yang dua bilang betul..
    Saya mau solusi, tapi dua-duanya kompak bilang bikin aja dulu..
    ....
    bingung mau buat apa, dua-duanya gak bisa di harepin..jadi saya harus bisa mandiri..meskipun mereka sibuk atau bikin saya tunggang langgang bolak-balik, tapi saya yakin mereka akan membantu saya. Jadi kalo di bilang sih, yah mau gimana lagi hadapilah kenyataan ini...hhahahha
    *lemas

    Dan sepertinya jam tidur saya bergeser, tapi bukan malah begadang..justru sebaliknya, tidur pules mulai jam 9..(padahal dulu gak pernah kurang dari jam 12 malem) magrib udah ngantuk..gilaaa
    membayangkan gimana kalo koas yang capeknya berkali-kali lipat, bakalan gak bisa tidur..

    Yah semoga saja skripsi ini bukanlah skripshit tapi menjadi skripsweet sampai akhir hayat..selalu ingat istilah "Tuhan selalu di samping mahasiswa tingkat akhir" walaupun sebenarnya Dia ada dimana-mana ;p

    "God only gives us challenges so we can overcome them"
    "Allah tidak pernah membebani seseorang di luar batas kesanggupannya" (Q.S. Al Baqarah:286)
    semangat buat seluruh mahasiswa tingkat akhir di seluruh dunia yang lagi bermasalah dengan skripsinya...
    sukses buat kita semua
    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...